RSS

Yuk, Bikin Paspor via Online

04 Des

Meski layanan paspor online sudah lama diluncurkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, namun masih sedikit masyarakat yang memanfaatkannya. Faktor ketidaktahuan serta keengganan masyarakat untuk memanfaatkannya menjadi salah satu penyebab mengapa masih banyak yang lebih suka mengurus paspor secara manual

Ini saya ketahui saat membuat paspor untuk pertama kalinya di kantor imigrasi Jakarta Selatan. Saat berbincang dengan beberapa pemohon paspor di sana, beberapa diantaranya mengaku tidak tahu jika pengajuan paspor sudah bisa dilakukan secara online. Sementara beberapa orang lainnya dengan berbagai alasan, mengaku masih enggan memanfaatkan layanan paspor online dan lebih suka mengurus paspor secara manual.

“Saya tahu sih ada itu (layanan paspor online). Tapi gak percaya aja kalau pakai online-online gitu. Takutnya salah memasukkan data, atau nanti jadi masalah saat datang ke sini,” terang salah satu pemohon paspor bernama Lia.

Sementara pemohon paspor lain bernama Risma mengaku sudah mencoba layanan yang hadir di situs imigrasi itu beberapa kali namun kerap mengalami kesulitan. “Sudah coba, tapi tampilannya itu tidak user friendly menurut saya, membingungkan. Akhirnya datang langsung saja deh,” kata karyawati sebuah perusahaan swasta itu.

Rupanya, saya dan Risma mengalami hal yang sama. Risma juga menyebutkan ini terjadi pada teman-temannya. Kebanyakan menyebutkan, proses pengajuan permohonan terhambat saat akan memperoleh nomor registrasi online. Beberapa diantaranya malah mengaku tidak bisa membuka tautan paspor online di website sama sekali.

“Setelah proses mengisi data, upload scan dokumen sesuai persyaratan dan sebagainya berhasil, selanjutnya ke tahapan untuk dapetin nomor registrasi online. Jadi ketika datang ke kantor imigrasi kita tinggal langsung foto dan scan sidik jari. Tapi nomor registrasinya gak keluar-keluar entah kenapa. Cuma muncul ‘verifikasi’ dan gak bisa diapa-apakan lagi, ” kata Risma.

Namun dikatakan Risma, banyak juga teman-temannya yang berhasil mengajukan proses pengajuan paspor secara online. “Gak semua gagal sih, ada juga teman-teman yang bisa. Saya gak tahu kalau yang prosesnya gagal itu kenapa masalahnya,” katanya

Ajukan paspor online hemat waktu

Penasaran, saya pun meminta bertemu dengan pihak yang bisa dimintai keterangan soal ini. Maka bertemulah saya dengan ibu Maulia Purnamawati, Kepala Bidang Pendaratan dan Izin Masuk (Kabid Darinsuk) kantor imigrasi Jakarta Selatan. Diakuinya, memang kebanyakan para pemohon paspor masih menggunakan cara manual.

“Di kantor kami, yang mengajukan permohonan paspor lewat online sebenarnya sudah cukup banyak. Setiap hari ada 60 orang, itu sekitar 25 persen. Tapi memang masih lebih banyak yang mengajukan dengan datang langsung,” kata wanita ramah ini saat ditemui di kantornya.

Dia menyayangkan jika masih banyak yang belum tahu dan memanfaatkan layanan ini. Dikatakan olehnya, layanan-layanan seperti ini sengaja dihadirkan untuk memudahkan masyarakat, terutama bagi mereka yang mobile. Karena dengan layanan paspor online, masyarakat bisa mengajukan aplikasi paspor di manapun dan kapanpun melalui jaringan internet selama 24 jam.

“Kalau daftar online, si pemohon bisa menghemat waktu. Mereka tak perlu antre pengajuan berkas. Jadi ketika datang, tinggal bayar, lalu difoto, ambil sidik jari dan keperluan lainnya,” paparnya.

Menurutnya, setiap kantor imigrasi juga sudah berupaya mensosialisasikan berbagai layanan mereka ke publik melalui website, banner petunjuk di kantor imigrasi dan nomor hotline.

“Pokoknya kita buka informasi ke publik seluas-luasnya. Jadi kalau ada yang tidak dimengerti, atau masalah saat mengajukan paspor di online, coba ditanyakan ke petugas kami, kami pasti bantu. Kami harap berbagai layanan yang lebih memudahkan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tandasnya.

Hal penting saat ajukan paspor online

Mengingat banyaknya user (termasuk saya) yang terkendala masalah teknis saat mengajukan paspor via online, saya pun tak lupa menanyakan hal ini pada salah satu staf imigrasi bidang Darinsuk kantor imigrasi Jakarta Selatan bernama pak Himawan.

“Kita memang sering mendapat laporan dan keluhan seperti itu,” ujarnya ketika ditemui. Wah, rupanya memang benar, bukan beberapa orang saja yang mengalami.

Menurut pak Himawan, hal itu biasanya dikarenakan browser yang digunakan tidak mendukung atau ada beberapa kesalahan saat proses input data. Secara sistem, layanan ini dikatakan pak Himawan sudah sangat siap karena sudah dua tahun diluncurkan. Nah, jangan khawatir. Menurut pak Himawan, ada beberapa saran yang bisa dicoba.

“Saat akan mengakses layanan paspor online bisa coba pakai browser Internet Explorer versi 7 ke atas. Kebanyakan pemohon yang mengeluhkan masalah ini biasanya disarankan begitu baru bisa. Pokoknya pakai browser yang versi paling baru,” sarannya.

Dia juga mengingatkan untuk lebih teliti saat mengunggah scan dokumen sesuai persyaratan. Salah satunya, file tersebut harus sesuai dengan ukuran yang ditentukan dan dalam format grayscale.

“Proses juga sering terhambat saat upload scan dokumen. Permintaannya kan grayscale, nah itu banyak yang pakai format hitam putih, padahal kan berbeda,” terangnya.

Ya, memang tak semua pemohon paspor kesulitan mengajukan pembuatan paspor secara online. Salah seorang pemohon lain bernama Fatia yang juga sempat mengbrol dengan saya sebelumnya, mengaku sukses melakukannya.

“Memang susah awalnya, harus dicoba berkali-kali dulu tapi akhirnya bisa. Bisa jadi karena browsernya gak support. Jadi coba aja pakai browser yang berbeda-beda. Waktu itu sih saya pakai Mozilla (Firefox),” kata Fatia.

Saya pun mencoba saran ini, ternyata memang benar saran ini. Namun cerita yang saya alami sedikit berbeda. Pertama kali mencobanya dengan browser Firefox (saya lupa Firefox yang saya pakai versi berapa), tautan pengajuan paspor online justru malah tidak bisa diakses sama sekali.

Begitu pula ketika mencoba mengaksesnya dengan Internet Explorer 7 seperti yang disarankan pak Himawan. Lagi-lagi saya gagal. Kalau yang ini, tautan dapat diakses namun prosesnya tersendat di tengah jalan. Kemungkinan besar ada kesalahan saat input data. Entahlah, saya sudah coba hingga tiga kali.

Terakhir, seorang teman menyarankan untuk menggunakan browse Chrome Google. Yang pertama gagal, baru yang kedua kalinya bisa. Tapi toh akhirnya tidak saya selesaikan hingga proses akhir karena saya sebenarnya sudah terlanjur mengajukan pembuatan paspor secara manual (hanya ingin membuktikan saja kalau pengajuan lewat online ini bisa bekerja hehehe).

Kesimpulannya mungkin karena memang layanan ini kurang user friendly (agak membingungkan, harus sabar, teliti, dicoba berkali-kali) beberapa orang jadi malas memanfaatkannya. Jadi saran saya bagi yang akan membuat paspor, tidak ada salahnya mencoba mengajukan online dulu. Jika mendapati masalah seperti ini, ya barulah ajukan secara manual. At least kan sudah mencoba, siapa tahu beruntung kan bisa lebih hemat waktu, tak perlu antre pnyerahan berkas :P

 
21 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 4, 2010 in FYI

 

Tag: , , ,

21 responses to “Yuk, Bikin Paspor via Online

  1. ivon

    Desember 22, 2010 at 2:51 pm

    wahh..wacana ini sangat berguna sekali,sy baru tau kalo ad pasport online..
    kalo bole sy mo tanya…
    web nya buat pasport online tu ap ya?
    lalu langkah-langkah yg harus diambil ap saja?
    ditunggu jawabannya…
    makasi.. :D

     
  2. nisbroth

    Desember 23, 2010 at 1:18 am

    @Ivon: untuk membuat paspor secara online lewat situs ditjen imigrasi http://www.imigrasi.go.id/ ,layanan online. Tapi seperti saya ceritakan, banyak yang gagal karena berbagai faktor. Tapi ada juga yang sukses. Nah, tidak ada salahnya mencoba kan. Kl berhasil kan lumayan menghemat waktu antre penyerahan berkas. Selamat mencoba :)

     
  3. eri

    Januari 12, 2011 at 11:34 am

    saya udah cobanih. kira2 berapa hari ya sampe diberitahu tgl harus datang untuk bayar dan foto?

    dan..
    sebenarnya saya sudah berkali2 mencoba menghubungi kantor imigrasi *bukan hanya kantor imigrasi jakarta selatan* tapi telepon saya tidak pernah diangkat. bahkan ketika saya menelpon ke hotline pengaduan. NIHIL.
    bukan 4 atau 5 kali loh saya mencoba :)

     
  4. nisbroth

    Februari 18, 2011 at 11:22 am

    @eri: sorry for the late reply, br ol lg :D Setau sy, setelah daftar online tdk perlu menunggu pemberitahuan dr kntor imigrasi. Stlh itu tinggal dtg, bayar ke kasir lalu mengantre difoto. Jd daftar online cm meringkas wkt kita spy ga perlu antre berkas.

     
  5. Wanda

    Maret 30, 2011 at 8:23 am

    Kebetulan saya akan buat Paspor dan akan mencoba dengan layanan online ini.
    Langkah awalnya kita harus memilih Pra Permohonan Personal.
    Yang ingin saya tanyakan bagaimana memilih “kanim” dan “jenis paspor”, pemilihan ini didasarkan pada apa?

    Terima kasih :)

     
  6. nisbroth

    Maret 30, 2011 at 11:10 am

    @Wanda: kanim diisi kantor imigrasi yang akan didatangi. jenis paspor tergantung mbak akan buat paspor apa? paling umum sih paspor biasa. ada yg 48 halaman, ada yg 24 halaman (biasanya TKI). Coba klik http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/FaqPage.jsp untuk petunjuk pengisian layanan paspor online. Jika dirasa masih kurang jelas, bs hubungi lgsg nomor hotlinenya. Demikian, smg bs membantu ya :)

     
  7. rose

    April 25, 2011 at 1:25 am

    September 2010 sy pernah mengajukan permohonan paspor online dan sukses.

    Tapi kali ini saya sudah coba berkali-kali, menggunakan browser firefox, IE, google chrome, sy coba subuh, jam kerja, tengah malam, semuanya tanpa hasil. Dari laman pertama yg isinya data personal tidak bisa lanjut ke laman berikutnya. Saya coba sampai 3 hari loh. Saya coba juga di komputer adik saya di rumah berbeda, siapa tahu IP address sy bermasalah. Penasaran banget. Tapi sekarang sih udah putus asa…… Sayang sekali, layanan yang sangat membantu seperti ini tidak bisa dimanfaatkan maksimal.

    Atau memang ada yang sabotase nih (jadi berprasangka buruk), supaya tetep susah, jadi kita terangsang utk pake jalan pintas.

     
  8. nisbroth

    April 25, 2011 at 11:20 am

    @ rose: iya mbak, memang sangat disayangkan. Layanan ini blm bs mengatasi masalah klasik pembuatan paspor spt antrean, calo dll. Memang ada yg berhasil, tp yg gagal lbh banyak. Mudah2an sgr dibenahi, spy ga mubazir :)

     
  9. Lina

    September 2, 2011 at 8:42 am

    Saya berhasil memperpanjang paspor secara online. Mulanya memang ga bisa dilanjutkan, tapi itu dikarenakan pengisian data yang salah. Tetapi di imigrasi, saya mesti ikut antrian penyerahan berkas juga (harus isi formulir lagi + copy berkas2 dan antri utk menyerahkan kepada petugas). Ini yg membuat saya agak aneh, apa bedanya dgn sistem offline.

    Saya tanyakan kepada petugas imigrasi, mereka blg, ya begitu sistem online. Bedanya hanya lebih cepat bisa lsg foto (kalo sistem offline mesti nunggu 3 hari kerja baru bisa foto) dan paspor bisa diambil stlh 4hari kerja setelah foto dan wawancara, sedangkan kalo sistem offline, bisa sebulan baru selesai (ada teman saya yg apply offline soalnya)…

    O ya, saya apply di Imigrasi Medan. Koq beda ya sistemnya dgn yg di Jakarta?

     
  10. nisbroth

    September 2, 2011 at 2:45 pm

    Lina: soal perbedaan sistem sy tdk tahu, terimakasih atas informasinya.
    Tp yg jelas jd brtmbah satu cntoh lg yg brhasil apply via online. Smg menginspirasi
    yg blm brhasil mncoba dan smg ditjen imigrasi kian membenahi layanan ini agar smakin
    nyaman digunakan :)

     
  11. swis

    Oktober 9, 2012 at 2:09 am

    Saya sudah mengajukan permohonoan via online dan sudah masukkan tanggal kedatangan di kanim tapi sampai sekarang belum ada konfirmasi ok atau tidak padahal sudah mendapatkan nomor permohonannya , tiap kali cek status permohonan isinya kosong… mungkin ada yang pernah kasus spt saya mohon informasinya… thanks

     
  12. nisbroth

    Oktober 9, 2012 at 3:29 am

    coba hubungi nomor hotline imigrasinya untuk minta konfirmasi. yg lain apakah prnah ada yg pnya pengalaman serupa? bs tolong di share dsni, thanks ;)

     
  13. Ririn

    Juni 16, 2013 at 4:41 am

    Saya berkali2 mengajukan paspor online tetapi selalu kepentok saat upload doc. setelah bbrp doc saya upload selalu ada tulisan bbrp doc belum diupload. sehingga saya tidak bisa masuk ke step selanjutnya. Apakah memang semua doc harus diupload sampai lengkap?? rasanya tidak mungkin ya krn kan saya tidak punya surat kehilangan polisi, surat ganti nama, etc. Mungkin ada yg berkasus spt saya? tks.

     
  14. nisbroth

    Juni 16, 2013 at 5:16 am

    @ririn hmmm… ternyata masih ribet ya :( sayang skali.. itu dia mbak, masih blm user friendly. barangkali ada yg bs share, yg masalahnya sama dgn mbak ririn? feel free to share ya biar orang lain tau. thanks ;)

     
  15. asri

    Desember 5, 2013 at 12:41 pm

    @ririn: setau aku yang wajib di upload hanya KTP, KK, AKTA LAHIR, IJAZAH
    aku upload itu aja bisa di submit kok :D

     
  16. nisbroth

    Desember 6, 2013 at 7:11 am

    @asri: that’s good! thanks for sharing ;)

     
  17. adil rama

    Maret 15, 2014 at 2:17 am

    sdh coba berkali2 gagal di upload doc :( … pdhl format sdh grayscale,ukuran sdh sesuai, tp ga bs ke upload, malah kluar tulisan file lampiran tidak sesuai aturan….

     
  18. nisbroth

    Maret 16, 2014 at 2:29 pm

    Adil rama: ada banyak kemungkinan. tp kl cukup bnyk yg mengeluh, sptnya layanan ini memang blm maksimal. coba dilaporkan ke layanan pengaduan. semoga pihak imigrasi segera menangani ya. thanks sudah berbagi di sini :)

     
  19. siani

    Mei 7, 2014 at 1:17 pm

    coba upload nya di malam hari.

     
  20. miko

    Mei 22, 2014 at 2:35 am

    Ga mao repot email kan saja data scannya ke email saya mikosanjaya605@yahoo.com Biar saya bantu Sampai Berhasil anda tinggal menunggu email balesan dari saya Ga pake ribet ko,karena daftar online itu proses jadi lebih mudah dan ga makan waktu lama. setelah daftar dan melakukan pembayaran lanjut datang di hari yg kita pilih utk photo dan wawancara selanjutnya ambil pasport nya itu juga bisa di wakilkan .bisa di tanyakan di imigrasi byasanya hanya perlu surat kuasa n KTP yang bersangkutan.MUDAH kan?

     
  21. chomsah

    Juni 2, 2014 at 1:19 pm

    @miko : bisa bantu? hmm… ada biayanya ga? Boleh tu… saia frustasi minta kirim emai verifikasi pra-permohonan gagal terus?

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: